Ciri Unik Ayam Cochin atau Ayam Pekin

Ciri-Unik-Ayam-Cochin-atau-Ayam-Pekin

Ayam Cochin atau ayam Pekin merupakan salah satu jenis ayam hias yang paling diminati oleh para penggemar ayam karena memiliki bentuk yang sangat unik. Berbeda dengan jenis ayam pada umumnya, ayam Cochin ini memiliki postur tubuh yang cukup besar serta memiliki bulu yang cukup tebal. Bentu fisik yang dimiliki oleh ayam Cochin atau ayam Pekin ini hampir mirip dengan ayam Brahma yaitu sama-sama memiliki berat tubuh yang cukup berat dan bertubuh besar.

Dalam urusan berat yang dimiliki oleh ayam Cochin yang berasal dari indukkan dari luar biasanya memiliki ukuran yang lebih besar, dimana untuk ayam cochin betina dewasa bisa memiliki berat hingga 4 kg dan yang jantannya memiliki berat hingga 5 Kg.

Namun lain halnya ayam Cochin atau ayam Pekin lokal yang berasal dari Indonesia pada umumnya memiliki berat yang relatif lebih ringan yaitu hanya memiliki beart 3 kg saja.

Menurut sejarahnya, ayam Cochin ini lebih dikenal dengan sebutan Shanghai Chickens. Namun karena memiliki keunikkan yang cukup langka, ayam ini kemidian banyak dibudidayakan di Eropa. Di Inggris sendiri, ayam ini lebih dikenal dengan sebutan Cochin Chickens.

Baca juga : Cara Budidaya Ayam Mutiara

Sama seperti jenis ayam pada umumnya, ayam Cochin ini juga memiliki banyak variasi pada warna bulunya seperti merah, hitam dan juga putih. Kini, dengan perkembangan zaman yang sudah semakin modern, ayam cochin kini telah banyak disilangkan dengan jenis ayam lainnya. Hal tersebut diyakini agar ayam Cochin ini mampu menghasilkan ayam cochin atau ayam Pekin yang memiliki bulu yang indah dan unik.

Selain itu, Ayam Cochin ini juga memiliki 2 jenis yaitu Bantam Cochin dan Giant Cochin. Berikut ini kami akan menjelaskan perbedaan dari ayam Cochin yang terbagi dalam 2 jenis tersebut.

Bantam cochin, yaitu salah satu jenis ayam cochin yang memiliki postur tubuh seperti ayam kate. Biasanya jenis ayam ini sering digunakan untuk hiasan di rumah (ayam hias). Banyak masyarakat menyukai bantam cochin, karena memang cukup unik.

Giant cochin, yaitu salah satu jenis ayam cochin yang memiliki postur tubuh seperti ayam brahma. Jenis ayam ini juga memiliki postur tubuh yang tinggi dan besar. Biasanya ayam giant cochin digunakan oleh masyarakat untuk konsumsi (ayam pedaging).

Untuk ayam cochin yang masih berusia 0-1 bulan, anda dapat memberikan pakan pabrikan seperti pour. Untuk cochin yang sudah berusia diatas 1 bulan anda juga dapat menambahkan beras merah, jagung atau bekatul. Pakan-pakan tersebut dapat mempercepat pertumbuhan ayam cochin. Anda bisa berikan pakan secara rutin 2 kali sehari pagi dan sore.

Selain pakan, yang harus anda perhatikan juga adalah kandang ayam cochin. Hal itu dikarenakan kandang tempat ayam ini diletakkan harus tetap terjaga kebersihannya dan dapat membersihkan kandang ayam cochin tersebut 2 hari sekali atau setiap hari, supaya ayam tidak mudah untuk terserang penyakit.

Related posts