Ciri Unik Ayam Golden Pheasant

Ciri-Unik-Ayam-Golden-Pheasant

Ayam Golden Pheasant atau Chinese Pheasant adalah salah satu jenis ayam pegar yang paling diminati oleh para penggemar ayam hias. ayam ini memiliki postur tubuh yang hampir mirip dengan burung ini kini ternasuk jenia ayam hias yang cukup mahal.

Memiliki nama latin Chrysolophus Pictus, ayam ini juga termasuk paling mudah untuk dipelihara. Hal tersebut di karenakan Ayam Golden Pheasant ini mudah beradpatasi dengan baik di lingkungan barunya. Tidak hanya itu saja Ayam Pegar jenis Golden ini juga mampu hidup di cuaca yang cukup ekstrim baik itu dalam suhu panas ataupun dingin.

Untuk mengetahu Ayam Golden Pheasant betina atau jantan itu sangat mudah sekali. Namun baik itu jantan maupun betina ayam peagr ini baru akan tampak lebih jelas bila sudah berumur 5 bulan keatas. Biasanya Ayam Golden Pheasant jantan memiliki warna bulu yang lebih indah dan mencolok, memiliki postur tubuh yang lebih besar serta memiliki ekor yang lebih panjang dari betina.

Baca juga : Ayam Hias Yellow Pheasant Berbulu Eksotis

Akan tetapi Ayam Golden Pheasant betina yang hidup di alam bebas dengan yang ditangkar di kebun binatang, dimana ayam pegar yang hidup di alam bebas biasanya memiliki postur tubuh yang lebih besar, berkaki kecil serta paruh yang berwarna gelap jika dibandingkan dengan ayam pegar yang ditangkarkan.

Berikut ini merupakan ciri-ciri Ayam Golden Pheasant Asli (Bukan hasil persilangan dengan jenis ayam pegar lainnya) :

  1. Kaki berwarna kuning
  2. Jambul i atas kepala bulunya berwarna kuning ( bukan merah/ orange)
  3. Pada bagian dada tidak ada yang warnanya hijau
  4. Tidak ada garis kuning horizontal di dada.

Ayam Golden Pheasant berasal dari daerah pegunungan Cina yang kemudian menyebar hingga ke benua Eropa dan Amerika. Habitat asli ayam ini yaitu di hutan dengan semak-semak. Di alam liar mereka dapat hidup hingga 5-6 tahun namun jika di penangkaran mereka bisa hidup lebih lama yaitu sekitar 15-20 tahun jika saja mereka mendapatkan perawatan yang baik.

Sedangkan untuk jenis pakan Pegar emas menyukai biji-bijian seperti biji matahari, jagung giling, beras merah giling, dedaunan hingga hewan invetebrata. Jika di peternakan bisa diberikan jangkrik, ulat, serangga. Untuk konsumsi buah-buahan bisa diberikan pepaya matang.

Ayam Golden Pheasant dapat bertelur sekitar 8-12 butir pada satu waktu. Di alam bebas mereka biasa meletakkan telur di atas tanah yang hangat dengan ditutupi semak agar tersembunyi dan bebas dari predator pengganggu. Setelah 22-13 hari telur tersebut menetas.

Related posts